CONTOH PENANGANAN KASUS SISWA USIA SEKOLAH DASAR

PENANGANAN KASUS SISWA USIA
SEKOLAH DASAR

Identifikasi Kasus
Nama Siswa                         : Kadek Jayadi Putra
Kelas                                    : 5 SD
Umur                                    : 13 Tahun
Agama                                  : Hindu
Jenis Kelamin                       : Laki-Laki
Alamat                                 : Desa Selat Dusun Gambuh
Sekolah                                : SDN 2 SELAT

KASUS ANAK YANG BERANDALAN DAN SUKA MEROKOK
A. Gambaran Masalah
Jayadi adalah seorang siswa kelas V SD yang sekarang berusia 13 tahun. Sebenarnya sekarang dia sudah duduk di kelas VII, namun karena pernah tidak naik kelas dua kali sampai sekarang ia masih duduk di kelas V. Sejak baru menginjak kelas V, Jayadi mempunyai kebiasaan yang buruk yaitu suka merokok. Bukan hanya di luar sekolah, namun pernah ia ketahuan membawa rokok ke sekolah. Guru Jayadi sudah sering menegur dan memberi tahu Jayadi, namun tidak pernah ia hiraukan nasehat dari gurunya. Selain merokok, Jayadi juga suka jahil dengan teman-temannya di sekolah sehingga teman-temannya terutama yang laki-laki jarang yang berani sama dia.
Orang tua Jayadi sebenarnya menyayangi Jayadi, namun karena mereka sibuk dengan urusan mereka masing-masing sehingga tidak pernah sempat mengurusi Jayadi dan juga prilaku Jayadi yang selalu meresahkan orang tuanya membuat orang tuanya enggan mengurusi Jayadi dan lebih memilih mengurusi adiknya yang masih duduk di kelas I. Jayadi merupakan putra sulung dari keluarga yang sederhana dan masih serba kekurangan sehingga harus bekerja keras untuk kebutuhan mereka sehari-hari.

B. Latar Belakang Masalah
Berdasarkan keterangan yang didapatkan dari berbagai sumber, Jayadi bertingkah laku demikian dikarenakan ia tidak pernah mendapat perhatian dari orang tuanya sehingga bebas berprilaku sesuai keinginannya. Selain itu, hal ini juga disebabkan karena Jayadi yang selalu bergaul dengan remaja-remaja yang memiliki usia jauh lebih tua darinya. Lingkungan sekolah juga salah satu faktor hal tersebut. Jayadi merupakan siswa yang kemampuannya kurang di kelas. Karena kemampuannya yang kurang, gurunya tidak pernah memperhatikan Jayadi. Ia tidak pernah dianggap di kelas. Selain di rumah tidak pernah mendapat perhatian, di sekolahpun ia juga mendapat perlakuan yang sama. Hal tersebut yang menyebabkan ia lebih suka berkumpul dengan remaja-remaja yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya dan melakukan hal-hal yang seharusnya tidak boleh ia lakukan yang salah satunya adalah merokok.
C. Dampak Perkembangan ke depan
Dengan memperhatikan keadaan Jayadi sekarang, dikhawatirkan akan berdampak pada masa depannya sebagai generasi muda. Sikap Jayadi yang sudah menyimpang tersebut juga akan berdampak pada kemajuan belajarnya. Jika terus menerus ia berprilaku yang menyimpang, minat ia untuk belajar akan semakin berkurang sehingga ia tertinggal dalam berbagai mata pelajaran. Kebiasaannya merokok akan berdampak pada perkembangan sosialnya apalagi, merokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Dengan demikian, kebiasaan Jayadi tersebut akan sangat banyak menimbulkan kerugian apabila tidak ditanggulangi. Masalah yang dialami Jayadi akan bisa diatasi apabila terjalin kerjasama yang baik antara orang tua, masyarakat, dan pihak sekolah.
D.    Pengumpulan Data
Masalah yang dialami Jayadi akan bisa lebih cepat dicari penanggulangannya apabila dilakukan pengumpulan data yang lengkap tentang kebiasaan Jayadi sehari-hari. Dengan melakukan pengumpulan data yang lengkap dan cermat, kita akan lebih mudah memahami permasalahan yang dialami Jayadi. Untuk mengungkap masalah tersebut, dilakukan pengumpulan data sebagai berikut.
1) Melaksanakan wawancara dengan Jayadi secara akrab tanpa adanya prasangka buruk tentang dia. Seorang guru diperlukan kesabaran dalam mendekati Jayadi serta bisa menerima keadaan Jayadi apa adanya.
2) Melakukan pengamatan yang lebih cermat terhadap prilaku dan kebiasaan Jayadi baik di sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Dengan melakukan pengamatan yang cermat, data yang didapatkan akan lebih lengkap.
3) Menghubungi orang tua Jayadi dan meminta keterangan tentang kebiasaan Jayadi di rumah.
4) Menanyakan kepada teman-teman Jayadi tentang kemana saja kebiasaan Jayadi bermain dan siapa saja teman-teman sepermainannya di luar rumah maupun luar sekolah.






D. Usaha Pemecahan
       Masalah suka merokok yang dilakukan Jayadi lakukan perlu diubah agar tidak menjadi kebiasaan, karena jika sudah menjadi kebiasaan akan berdampak nantinya pada masa depan Jayadi sebagai generasi penerus bangsa. Beberapa hal yang perlu dilakukan guru untuk menangani masalah yang dihadapi Jayadi adalah.
1) Memanggil Jayadi ke kantor untuk membicarakan masalahnya dan menjelaskan kerugian-kerugian yang akan didapatkan nantinya jika Jayadi masih bersikukuh untuk terus membiasakan diri merokok dan bergaul dengan remaja-remaja yang berandalan.
2) Membahas masalah merokok di depan kelas agar murid yang lain juga mengetahui bahwa merokok itu merupakan suatu kebiasaan buruk yang tidak patut kita lakukan atau jadikan suatu kebiasaan
3) Melakukan kunjungan ke rumah Jayadi dan memberi tahu orang tua Jayadi agar anaknya lebih diperhatikan sehingga perbuatan buruknya bisa diatasi.
4) Menghubungi konselor bila dirasa perlu jika masalah tersebut memang sudah tidak bisa diatasi oleh guru biasa.
3. Pihak-pihak yang Terlibat dalam Penanganan Masalah
Untuk mengatasi masalah yang dihadapi Jayadidiperlukan kerja sama dengan berbagai pihak yang terkait dengan penanganannya. Pihak-pihak yang terkait tersebut antara lain.
1) Guru sekolah Jayadi untuk mengawasi kegiatan Jayadi sehari-hari selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
2) Orang tua Jayadi, yaitu untuk mengarahkan dan mengawasi Jayadi agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang. Perhatian orang tua sangat diperlukan karena Jayadi sangat labil dan cepat terpengaruh orang lain.
3) Teman-teman
Memberikan dukungan dan mengajaknya bermain sehingga ia tidak memilih bermain dengan remaja-remaja berandalan yang ada di lingkungan rumahnya.

F. Tindak Lanjut
Masalah Jayadi sebenarnya tidak akan terjadi atau bisa dihindari apabila faktor-faktor yang yang mendorong hal tersebut dapat dihindari. Dengan meninjau kembali latar belakang dari masalah Jayadi, kiranya Jayadi merokok dan salah bergaul karena ia tidak mendapat perhatian dari orang tua dan gurunya serta mendapat pengaruh dari remaja-remaja yang memiliki usia jauh lebih tua darinya.


Komentar

Postingan Populer